Katanya Debat Ilmiah..?

Farah-NoDebate_1024x1024 copy

Seorang syiah membuat sebuah grup “Dialog Ilmiah Ahlussunnah dan Syiah”, dia mengajak facebooker sunni (ahlussunnah) bergabung dan mengadakan “dialog” yang katanya ilmiah seperti judulnya. Tetapi sayang, ibarat pepatah “jauh panggang dari api”, pada kenyataannya kok jauh dari ilmiah? Bagi saya tidak ada yang menarik dari grup ini selain caci maki, tuduhan dan fitnah, kata-kata kotor, ejekan, umpatan, laknat..

Setiap usaha penyatuan Islam (dalam hal ini Sunni) dan Syiah, pasti ide pertama kali muncul dari dua kelompok; Pertama, kelompok orang jahil atau orang yang ragu atau orang alim yang terkena syubhat berupa kerancuan berpikir yang tidak mengetahui hakekat syiah. Kedua, syiah itu sendiri. Syiah berusaha keras menampilkan slogan “islam syiah atau mazdhab kelima atau bagian dari islam” supaya diterima islam dan kaum muslimin, karena memang pada hakekatnya syiah bukanlah bagian dari islam. Setiap taqrib (pendekatan) sunni-syiah selalu saja menampilkan hal-hal semu diantara keduanya.

Bagi Saudaraku kaum muslimin, tinggalkan perdebatan dengan syiah, karena hanya akan menghabiskan waktu dan energi kalian, dan apa yang kalian dapat? Cacian, makian dan lain sebagainya seperti ungkapan saya diatas kan? Kalian-pun akan membalasnya? Jadilah kita orang yang keras hatinya seperti mereka (syiah). Percuma saja kalian keluarkan dalil-dalil dan pendapat dari para ulama kita, hatta kalian sampaikan ucapan Imam Syafi’i sekalipun, pastilah syiah akan melecehkannya. Sebab, kita dengan syiah sudah berbeda penafsiran Al-qur’an dan Hadistnya..! Apatah lagi dalil dibawah itu..? Kalau sumber pokoknya berbeda, trus apa yang mau diperdebatkan?

Jika kita bahas masalah mut’ah dan taqiyah misalnya, saya jamin sampai 1.000.000 comment sekalipun tidak akan selesai dan tidak memberi manfaat, kecuali hanya waktu dan energi kita yang terbuang sayang. Ketika kita bicara mut’ah dan taqiyah, kemudian masing-masing pihak merujuk ke sumber yang berbeda, lha? Mau ketemu dimana? Pakai analogi dan logika manapun tidak akan pernah bertemu, ketemunya hanya umpatan dan laknat!

  • Seandainya Islam dan Syiah memang bisa disatukan, minimal pendekatan (seperti pendekatan antar madzhab), maka para ulama kita dululah yang memulainya, seperti para Imam Madzhab, dan lain-lain.

Kenyataannya, sampai sekarang justru semakin melebar. Biarkan saja syiah berbicara, biarkan syiah update status, biarkan syiah buat artikel, tidak usah ditanggapi. Lebih baik kita fokus mendakwahi kaum muslimin yang masih awam tentang hakekat syiah, share artikel-artikel yang menjelaskan hakekat syiah, itu lebih bermanfaat.

Jika menyukai artikel ini, like and share ya?

 

4 Responses to Katanya Debat Ilmiah..?
  1. rief says:

    setuju bgt om..udah ane buktikan..kapok..capek..tambah bodo aja, bukan tambah paham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better