Arisan Modal Sebagai Langkah Awal Pinjaman Tanpa Riba

arisan amanahLATAR BELAKANG

Pada saat ini, orang-orang kafir menguasai pasar dan ekonomi dunia. Mereka berdiri diatas sistem perbankan ribawi yang Alloh murkai. Pada suatu saatnya nanti, sistem ekonomi tersebut pasti akan hancur (dengan ijin Alloh), dan ada saatnya islam akan menguasai perekonomian lagi seperti pada masa lampau.

Akan tetapi, tentu kaum muslimin harus mempersiapkan diri untuk itu dengan sistem yang murni berbasis syariah. Padahal, saat ini sulit sekali didapati lembaga keuangan yang berbasis murni syariah, terutama divisi pembiayaan, yakni divisi yang mengurusi pinjaman kepada nasabah. Kaum muslimin yang ingin memegang syariat kesulitan jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya dalam jumlah besar terlebih jika kebutuhan tersebut mendadak.

Oleh karena itu dibutuhkan kesadaran dari kaum muslimin sendiri untuk saling tolong menolong dan bekerja sama (ta’awun) mewujudkan suatu media yang menjembatani permasalahan di atas. Salah satu wujud kecilnya adalah dengan “arisan modal”.

TUJUAN

  • Menjalin silaturahim antar sesama anggota arisan
  • Sebagai ajang apresiasi, diskusi dan saling bertukar ide antar sesama anggota
  • Sebagai langkah awal menjalin komunikasi dan kerjasama yang lebih baik antar sesama anggota
  • Sebagai langkah awal dan salah satu cara mendapatkan pinjaman untuk kebutuhan sehari-hari atau sebagai modal usaha tanpa riba
  • Membangun kemandirian ekonomi dengan saling bertukar pasar antar sesama anggota

PENJELASAN SINGKAT MENGENAI ARISAN MODAL

  1. Arisan, dalam hal ini adalah bentuk lain pinjaman murni antar sesama anggota
  2. Yakni, setiap anggota memberikan iuran sebesar x rupiah (misalnya Rp. 1.000.000,-) untuk setiap y waktu (misalnya setiap bulan sekali) untuk dikumpulkan bersama iuran anggota lain, dan diundi untuk mendapatkan nama peminjam pada saat itu. Yang namanya keluar dalam undian, maka dia berhak atas pinjaman tersebut pada saat itu
  3. Teknis undian. Undian bisa dilaksanakan setiap waktu yang ditentukan, atau sekali undian, yakni pada saat pertama kali mengundi, maka diundi untuk seluruh anggota.
  4. Persyaratan peserta arisan;
  • Setiap peserta wajib memiliki sikap amanah
  • Setiap peserta wajib menyerahkan jaminan senilai program yang disepakati. Misalnya program yang ada senilai Rp. 10jt, maka jaminan minimal juga senilai Rp. 10jt. Atau bila ada jaminan dari pihak penjamin dan penyelenggara arisan, maka boleh dengan nilai yang kurang dari jaminan.
  • Setiap peserta wajib memiliki seorang penjamin.
  • Penjamin berfungsi sebagai pihak yang menjaminkan diri kepada yang terjamin. Jaminan yang diberikan berupa rekomendasi diri bahwa yang terjamin dipercaya untuk mengikuti arisan tersebut. Pihak penjamin juga menjamin dari sisi materi bila diperlukan, terutama pada saat terjamin tidak mampu menyetor iuran arisan pada waktu tertentu, maka penjamin wajib mengganti iuran dari si terjamin.
  • Maksimal 2 hari sebelum hari pengundian, peserta wajib mengkonfirmasi kesiapannya untuk hadir dan mengikuti undian arisan
  • Bila seorang peserta tidak mampu membayar iuran, maka langkah penyelesaiannya sebagai berikut ;
    • Penjamin meminjamkan uang kepada terjamin untuk membayar iuran,
    • Diberikan toleransi waktu selama 1 minggu untuk pembayarannya,
    • Jika dua hal di atas belum terpenuhi selama 1 minggu, maka barang jaminan yang dijaminkan akan dijual, hasilnya akan diambil untuk pembayaran iuran, dan sisanya dikembalikan kepada pemilik.
  • Bila terjadi suatu hal yang menyebabkan seorang peserta mengundurkan diri dari arisan karena alasan force majure (bencana / musibah) atau bangkrut atau yang lainnya, maka ditempuh langkah ;
    • Arisan dapat dilanjutkan dan dialihkan oleh pihak penjamin, dan atau peserta lain dengan ketentuan mengganti iuran yang telah dikeluarkan oleh peserta yang mengundurkan diri tersebut
    • Arisan diputus / berhenti. Jika peserta yang berhenti belum mendapat undian arisan, maka peserta yang mendapatkan undian sebelumnya mengganti iuran dari peserta yang mengundurkan diri tersebut
    • Bila peserta meninggal dunia, maka ahli waris berhak untuk meneruskan arisan atau mengundurkan diri dari arisan, dan berlaku ketentuan pada poin di atas.
  • Hal-hal yang belum tercantum disini, dibahas pada saat arisan akan dimulai

LAIN-LAIN

  • Disediakan infaq untuk operasional arisan, dan setiap peserta akan diberikan laporan pertanggungjawaban dana infaq
  • Bila infaq semakin terkumpul dan membesar, maka akan dikelola secara mandiri. Dan bila memungkinkan, dana tersebut dapat dipinjamkan kepada peserta dengan pinjaman murni
  • Insyaalloh akan diadakan kajian setiap penarikan undian arisan

Sekiranya bermanfaat, mohon like and share, terimakasih.

5 Responses to Arisan Modal Sebagai Langkah Awal Pinjaman Tanpa Riba
  1. Nuryadi says:

    Untuk seluruh indonesia ya??? minta penjelasan detail ke 085789346061

    • masjumat says:

      Untuk saat ini masih terbatas di Yogya. Tapi jika paham konsepnya, bisa diaplikasikan ke siapa saja dan dimana saja. Intinya, jika kita ingin maju tanpa riba, maka WAJIB berusaha mengupayakannya, salah satunya dengan jalan arisan ini. Dan kegiatan ini bisa sebagai motor penggerak aktifitas yang lain seperti coaching (pendampingan bisnis bagi para wirausaha muslim), diskusi kewirausahaan, atau diskusi lainnya yang bermanfaat.

  2. dede budiman says:

    saya tertarik sekali dengan program arisannya.. saya ada dipati jateng..

  3. ABDUL WAHID says:

    ini yang sasya pertanyakan dari dulu
    kira2 arisan ini halal atau ndak ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better