Salafy Diobok-obok

Patut sekali dicurigai, dakwah islam yang penuh barokah ini banyak campur tangan asing, campur tangan orang luar yang tidak suka dengannya. Semua kelompok dakwah islam diincar untuk dihancurkan, dimulai dari kelompok dakwah yang sedikit mengajarkan iimu syariat, kemudian dakwah yang identik dengan pembakaran semangat jiwa-jiwa muda, berlanjut menuju dakwah yang membangun sentimen khilafah, dan sepertinya dakwah salafi-pun tidak luput dari target mereka.

Dakwah salafi yang identik dengan purifikasi ajaran agama islam sebagaimana yang diajarkan Nabi shallallohu’alaihiwasallam saat ini sepertinya sedang diobok-obok oleh setan dari kalangan manusia yanng dengki dan hasad atas semaraknya dakwah tersebut. Ketika manusia berbondong-bondong menuju jalan hidayah, maka muncul kelompok ini.

Kelompok pengobok-obok ini, mereka bisa saja berupa:
1. Special Agent=Agen Khusus=Agen Asing
Yakni agen khusus yang ditugasi mengawasi, menyusun strategi dan kemudian menghancurkan target. Agen khusus ini bisa dari dalam maupun luar negeri. Mereka bekerja dengan sistem “silent operation”, rapi dan sangat tersembunyi. Hampir tidak ada yang mengetahui keberadaan mereka, karena secara dzohir mereka sama dengan kita, berjenggot dan bercelana diatas mata kaki serta bercadar bagi para wanitanya.

Saya pribadi cenderung berpendapat perpecahan yang terjadi dikalangan salafiyyin saat ini, yang awalnya satu menjadi dua dan sekarang menjadi entah berapa, dan masing-masing memiliki ustadz dan ulama rujukan, adalah hasil karya mereka. Walaupun mungkin saja memang cara pandang sesama salafiyyin berbeda dalam hal mengambil bantuan dari Yayasan Ihya’ At-turots Kuwait, tetapi sepertinya faktor campur tangan “asing” saya rasa jauh lebih dominan. Saya sendiri memilih tidak mempermasalahkan, dan malas membahasnya. Dengan sibuk membahasnya, fokus belajar jadi terganggu, musuh-musuh dakwah tertawa, akhirnya kita sendiri yang rugi.

2. Kelompok Syiah.
Tidak ada suatu kaum yang melebihi syiah dalam kebenciannya terhadap dakwah salaf (wahabi) saat ini. Salafi adalah musuh terdepan bagi syiah, karena salafi diangggap batu sandungan terbesar syiah mewujudkan impiannya membangun negeri Persia Raya. Salafi yang didukung sepenuhnya Kerajaan Saudi Arabia menyebarkan dakwahnya melalui berbagai metode dan sarana, dari kajian-kajian ilmiah, bantuan buku-buku, pengiriman mahasiswa, pemberian beasiswa, yayasan-yayasan, hingga bantuan dana yang besar bagi negeri-negeri islam diseluruh dunia. Bahkan pada beberapa kasus, KSA juga turut membantu dibidang persenjataan dan militer, seperti pemberian bantuan kepada para mujahidin Suriah yang sedang berjuang melawan kekejaman rezim Basyar Assad dan sekutu syiah Iran, syiah Irak dan hizbullat Libanon saat ini.

Syiah tidak segan-segan memfitnah dakwah salafi dengan berbagai cara; dari fitnah terhadap para ulamanya dengan fatwa-fatwa palsu, menuduh wahabi memalsukan kitab, menuduh wahabi antek zionis, dan tuduhan lain. Mereka juga berafiliasi dengan oraganisasi-organisasi islam nasional seperti NU agar bisa diterima. Tidak jarang syiah membenturkan antara Nu dan salafi, dan ini salah satu”kepintaran” mereka, agar ketika NU dan salafi berbenturan, kemudian salah satu atau keduanya hancur, mereka tertawa dibelakang dan tinggal mengambil keuntungannya saja.

Allohu’alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better