Sudahi Perpecahan Ini..!

salafi5Saya sering bertanya kepada diri sendiri,

“Apa manfaat mengikuti setiap berita, artikel dan postingan yang ditulis para asatidz seputar fitnah dan perpecahan diantara salafiyin.” Apa manfaat yang nyata dari mengetahui itu semua? Menambah ilmu kah? Menambah amal kah? Semakin mencintai ulama kah? Atau mungkin semakin banyak mengetahui kaidah-kaidah dan dalil-dalil?”

Setelah berpikir lebih dalam, tidak ada! Yang ada, otak dan pikiran saya terjejali dengan berita-berita tentang itu semua.

Kita semua prihatin dengan semakin merenggangnya ukhuwah islamiyah diantara sesama salafiyin. Salafy yang sudah dianggap asing dan sedikit ini, semakin terasing dan berkurang daya tariknya gara-gara para ustadz dan pengikutnya saling tuding dan saling membela.

  • Betapa sering kita mendengar kabar orang awam yang tertarik dengan manhaj sunnah ini mengurungkan niatnya karena melihat sesama salafiyin bertengkar?
  • Betapa sering kita mendengar kabar salafi yang sudah ngaji menjadi futur dan bermudah-mudah dengan maksiat karena bosan dan jenuh dengan fitnah yang tidak ada ujung pangkalnya?
  • Betapa sering kita mendengar alasan seorang salafi yang futur beralasan; “dosa maksiat lebih kecil dibanding bid’ah”, kemudian karena kesalahan berpikirnya dia dengan mudah berbuat maksiat.
  • Betapa orang-orang yang memang memendam hasad dan dengki dengan dakwah sunnah ini tertawa riang gembira, bahkan menjadi sponsor perpecahan agar dakwah salafi semakin hancur sehancur-hancurnya? Dia munculkan beragam syubhat yang tanpa terasa telah masuk ke pikiran dan hati Anda (para pembaca semua) hingga nampak seperti sebuah kebenaran, kemudian kita berbicara kesana kemari tentang fitnah ini seakan-akan sedang menasehati sesama salafiyin, padahal hakekatnya kita sedang membawa api yang membakar setiap orang yang kita ajak bicara. Hingga kemudian terbakarlah hampir seluruh salafiyin di Indonesia, kecuali yang dilindungi Alloh.
  • Betapa sering terucap dari lisan kita sebuah alasan yang berkebalikan dengan fakta, “manhaj salaf tidak berpecah, yang berpecah adalah orangnya.” Karena inilah kemudian orang lari dari dakwah salaf, karena memang orang-orang yang bermanhaj salaf pada berpecah belah. Mau ditutupi apalagi, kenyataan yang ada demikian? Akuilah…!
  • Jika dengan sesama salafiyin saja kita berpecah, jika dengan sesama pengamal sunnah saja hati-hati kita tidak bisa bersatu, jika sesama manhaj salaf saja ukhuwah tidak terbangun.. bagaimana lagi tugas dakwah kita kepada kaum muslimin lainnya?

Sekarang…

Anda bisa memilih dan menentukan dakwah salaf ini kedepan; apakah ingin ikut-ikutan meramaikah kancah perpecahan atau ikut berpartisipasi meredamnya, dan semoga dengan pertolongan Alloh perpecahan itu menjadi sirna.

a)      Saya akan berpartisipasi memecah belah barisan dakwah salafiyah, dengan cara;

  • Mengikuti terus perkembangan berita seputar fitnah dakwah salafiyah
  • Membaca setiap artikel dan postingan baru dari para asatidz yang berhubungannya
  • Ikut meramaikan dan berkomentar dalam media facebook, twitter, blog dan lainnya
  • Membuat tulisan yang berhubungan dengannya, baik status facebook, artikel dan lainnya agar perpecahan ini semakin ramai
  • Mengomentari setiap tulisan asatidz tentang fitnah dakwah ini, me-like dan men-share nya agar semakin banyak tahu bahwa dakwah salafiyah berpecah, agar semakin ramailah perpecahan ini dengan alasan apapun yang Anda miliki.
  • Dan bentuk-bentuk lain yang intinya berbicara seputar perpecahan salafi.

b)      Saya akan berpartisipasi meredam fitnah dakwah salafiyah, dengan cara;

  • Tidak akan mengikuti perkembangan berita seputar fitnah dakwah salafiyah
  • Mengacuhkan setiap artikel dan postingan baru dari para asatidz yang berhubungannya
  • Berhenti membuat tulisan tentang fitnah ini baik berupa status facebook, artikel maupun blog.
  • Tidak akan me-like, berkomentar apalagi men-share artikel dan postingan asatidz yang berkaitan dengan fitnah dakwah salafiyah.
  • Diam dari seluruh berita dan aktifitas yang berhubungan perpecahan salafi.
  • Mulai saat ini, saya akan diam sediam-diamnya dari seluruh pemberitaan seputar fitnah ini

Anda bebas memilih.

Jika sahabat nabi bisa salah, jika ulama madzhab bisa salah, jika ulama salaf bisa salah, jika ulama kibar bisa salah, ustadz juga bisa salah, hanya Nabi shallallohu’alaihiwasallam yang maksum. Biarkan para asatidz dengan nasehatnya, apa manfaat ketelibatan kita didalamnya? Baik sekedar like, komen apalagi share? Jika kita semua diam dari membicarakannya, api itu akan padam dengan sendirinya. Jangan ikut-ikutan mengipasi yang hanya memperbesar api fitnah.

Allohu’alam.

Jika menyukai artikel ini, like and share!

2 Responses to Sudahi Perpecahan Ini..!
  1. بارك الله فيك..
    tulisan yang bermanfaat..
    semoga dapat menjadi bahan renungan bagi siapa saja yang membacanya..

  2. hamba Allah says:

    Kita juga perlu mengaca pada sejarah ulama-ulama terdahulu. Ikuti:
    https://tulisansulaifi.wordpress.com/2016/05/24/ulama-syafiiyah-antara-salafi-dan-asyari/
    barakallah fiikum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better