Bekerja Keras dan Bersikap Adil Terhadap Diri

Ketika kita bicara tentang pekerjaan, entah kita sebagai seorang karyawan atau sebagai pengusaha, maka yang dinilai adalah hasil dari pekerjaan yang kita usahakan. Sudah selayaknya kita hiasi pembicaraan tentang pekerjaan atau bisnis ini dengan kata-kata;
– kerja keras,
– tekun, ulet,
– fokus, konsentrasi,
– bekerja dengan target dan bukan sekedar berlalu begitu saja,
– penuh dengan perhitungan untung rugi (jawa=pitung),
– mencatat hal-hal yang dirasa penting; utang piutang, prestasi kerja, bonus, dll,
– buat evaluasi kegagalan supaya tidak terulang,
– dan lain-lain yang menyangkut kemajuan usaha kita.

Berbicara tentang dunia pekerjaan atau dunia bisnis, sepatutnya harus bersikap tegas, tegar, tegap, serius, fokus dan bersungguh-sungguh. Bekerja keras membanting tulang mencari nafkah untuk anak istri dan dalam rangka menjaga muruah (kewibawaan) kita adalah lebih baik daripada bekerja ala kadarnya semaunya tetapi merepotkan orang lain dengan banyak meminta-minta atau pinjam sana-pinjam sini.

“Sesungguhnya hutang itu adalah kehinaan, jika engkau diberi (hutang=pinjaman) engkau merasa terhina, jika tidak maka engkau lebih terhina lagi”

Tetapi……….
Janganlah sampai urusan pekerjaan dan bisnis kita melalaikan dari kewajiban kepada Alloh;
– kewajiban sholat berjamaahnya,
– kewajiban menuntut ilmu syar’i-nya (ngaji),
– kewajiban bergaul kepada tetangga,
– kewajiban menolong saudara yang membutuhkan bantuan,
– dan lain-lain kewajiban yang dibebankan syariat atas kita,
Dan jangan pernah itung-itung untuk hal ini..!! Karena Alloh membalas berlipat-lipat ganda atasnya.

Sikapi adil dunia dan akherat kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better