Tuduhan Seputar Negeri Saudi Arabia

Beredar dibanyak artikel, blog, postingan facebook dan media online lain tentang fitnah dan tuduhan yang menyudutkan dakwah wahabi. Sangat disayangkan, setiap serangan dan kritikan kepada dakwah wahabi selalu menyerang kepada negeri Saudi, raja Saudi dan keluarganya, para ulama salafi, dan orang perorang yang mengikuti dakwah wahabi. Mestinya, jika mau jujur dan adil, kritiklah wahabi dari ajarannya, pendapat-pendapatnya, hujjah-hujjah dan dalil-dalilnya. Kritiklah wahabi secara ilmiah dengan sama-sama membantah ajaran dan pendapatnya, jangan membuat ‘logical fallacy’ dengan menjatuhkan subjek pelaku dakwahnya.

Berikut ini beberapa tuduhan dan bantahannya secara ringkas, insyaallah lain kesempatan saya akan membahas satu persatu lebih detail;

1. Saudi berdiri karena bantuan Inggris.

Semua sumber primer tentang ini bersumber dari berita orang kafir inggris, seorang orientalis yakni Mr.Hempher, maka secara syariat berita ini tertolak.

Secara de facto, bukankah inggris sudah ada sebelum Saudi berdiri dan justru wahabi-lah yang melawan pengaruh Inggris baik secara pemikiran, yakni dengan menanamkan kepada kaum muslimin untuk kembali kepada ajaran islam yang murni sebagaimana yang diajarkan rosululloh shallallohu’alaiwasallam? Dan secara fisik dengan melakukan peperangan? Hal yang sangat nampak dari pengaruh Inggris adalah anak emasnya, Ahmadiyah? Kaum wahabi-lah yang melakukan perang terhadap mereka. Oleh karenanyalah inggris membuat sejarah seperti apa yang tersebar saat ini dimedia? Kaum muslimin terjebak dalam pemikiran seperti ini, supaya pengaruhnya di timur tengah tetap aman.

2.  Tuduhan Saudi ikut berperan meruntuhkan daulah islam Turki Utsmani.

Wilayah Saudi (Hijaz) tidak masuk kekuasaan Khalifah Turki Utsmani? Dan raja Saudi waktu itu sering berkirim surat dan salam kepada khalifah turki utsmani? Kekhalifahan Turki Utsmani runtuh disebabkan karena 2 faktor utama, yakni internal dan eksternal. Internal seperti; kehidupan yang bermegah-megahan, kerasukan sekulerisme, meninggalkan nilai-nilai islam dan menggemari budaya barat. Ekternal seperti; campur tangan Inggris dan negara-negara kafir yang memang ingin meruntuhkan kekhalifahan. Jika kemudian dihubungkan dengan dakwahnya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan Ibnu Suud, maka ini berita yang dihembuskan kaum kafir dan munafiq yang membenci dakwah sunnah.

3. Ini yang paling dijadikan senjata, Saudi membolehkan pangkalan militer US di negerinya.

Sudah sering saya sampaikan, bahwa banyak negara mengincar Saudi karena kekayaan alamnya dan potensi geografisnya. Ancaman itu datang dari banyak penjuru, tidak hanya dari negara kafir saja, tetapi juga dari negara etheis, syiah Iran yang mengaku islam, dan negara kafir lain. Ancaman itu nyata datangnya ketika Iraq menyerang Kuwait. Jika Kuwait sudah dikuasai Iraq, maka kemungkinan besar tujuannya adalah Saudi, karena berbatasan langsung. Siapakah yang saat itu mampu melindungi Saudi dari serangan Iraq dengan angkatan bersenjatanya? Mohon dijawab secara ilmiah, logis dan masuk akal dan sesuai keadaan politik waktu itu. Bukankah pangkalan militer Amerika tidak hanya di Saudi, tetapi dibanyak negara Timur Tengah lain dan juga di negara-negara sekutu Amerika? Ada puluhan pangkalan militer Amerika di seluruh dunia, lalu mengapa hanya Saudi yang dipermasalahkan?

One Response to Tuduhan Seputar Negeri Saudi Arabia
  1. yarfik says:

    Mas, bisa minta sumber/referensi link-nya kalau saudi bukan termasuk dalam kekhalifahan turki?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better