Islam Mana Yang Anda Pilih?

Bicara pada dataran realitas, hampir tidak ada satupun manhaj agama yang solid dan tidak terpecah. Semua agama didalamnya pasti ada perpecahan pemeluknya, baik itu agama samawi (dari langit) terlebih agama ardhi (buatan manusia) yang tentu akan banyak kekurangan dan kelemahan.

Agama Yahudi didalamnya ada perpecahan yang sengit dan hebat, demikian juga Agama Nashrani (Kristen), didalamnya juga banyak faksi dan kelompok, dan tidak dipungkiri bahwa islampun demikian adanya. Setiap jamaah atau kelompok dalam islam ada saja friksi didalamnya, dari urusan sepele dan remeh temeh hingga menyangkut aqidah.

Kalau mau dibahasakan dengan mudah, kita bicara aja;

  • Nahdhatul Ulama (NU) ada perpecahan didalamnya..
  • Muhammadiyah ada perpecahan didalamnya..
  • Ikhwanul Muslimin (IM) ada perpecahan didalamnya..
  • Hizbut Tahrir (HT) ada perpecahan didalamnya..
  • Jamaah Tabligh (JT) ada perpecahan didalamnya..
  • Majlis Tafsir Al-quran (MTA) ada perpecahan didalamnya..
  • Jamaah Islamiyah (JI) ada perpecahan didalamnya..
  • Jamaah Jihad ada perpecahan didalamnya..
  • Jamaah ini ada perpecahan didalamnya..
  • Jamaah itu ada perpecahan didalamnya..
  • Kelompok ini ada perpecahan didalamnya..
  • Kelompok itu ada perpecahan didalamnya..
  • Majelis ini ada perpecahan didalamnya..
  • Majelis itu ada perpecahan didalamnya..

Kemudian ketika manusia mendapat setitik hidayah, hatinya dicondongkan kepada manhaj salaf (salafy), tersenyumlah mereka. Mereka berkata;

Inilah islam yang sejatinya, memurnikan ibadah hanya kepada Alloh, mengikuti sunnah nabi dan seluruh amalannya berdasarkan dalil shahih. Setiap majlis ilmunya sarat dengan faedah, setiap ucapan ustadznya disertai dalil dari al-qur’an dan hadist-hadist nabi. Manhaj salaf ini juga mengenalkan kepada para ulama salaf dan imam-imam kaum muslimin yang mu’tabar keilmuannya. Manhaj salaf tidak mengenal perpecahan sebagaimana manhaj lainnya

Tetapi……
Setelah beberapa saat dia mengaji dan mengikuti manhaj salaf, ternyata sama aja, manhaj salaf juga berpecah-pecah, bahkan perpecahan dan friksi didalamnya begitu hebat! Lantas bagaimana donk..?

Dengan sedikit bekal dan pengalaman pernah bergabung dan mengikuti kelompok-kelompok serta jamaah-jamaah diatas, saya berpikir sederhana saja untuk saya pribadi;

  1. Manhaj salaf adalah yang terbaik diantara semua manhaj, jamaah dan thoriqah yang ada, kalaulah ada kekurangan, kelemahan, dan kesalahan maka;
  2. Dipastikan 1000% bahwa itu adalah kesalahan individu (personal) yang tidak bisa dibawa kepada manhajnya.
  3. Jika yang Anda cari adalah jamaah yang tidak ada perpecahan sedikitpun didalamnya, maka urungkan saja niatan Anda! Sebab, suatu kaum yang paling baik dan paling mulia yang pernah ada dimuka bumi ini, yakni para sahabat radhiallohu’anhum saja masih ada perselisihan didalamnya, apatah lagi kita?
  4. Jangan jadikan jamaah atau kelompok sebagai muara akherat Anda di dunia. Tetapi jadikanlah ilmu, amal dan ketaqwaan sebagai bekal. Jadikan ilmu sebagai panduan dalam beramal, terus dan teruslah beramal dengan sebaik-baiknya, semoga Alloh menurunkan hidayah dan petunjuknya kepada kita.
  5. Jangan pernah tertipu dengan bujuk rayu setan yang membisikkan ditelingan kita, bahwa siapapun yang mengikuti manhaj salaf, maka dia dijamin aman dari siksa neraka dan pasti masuk surga, kemudian kita malas menuntut ilmu, enggan beramal. Dengan memahami manhaj salaf ini, justru kita dituntut lebih semangat beramal karena tuntutan ilmu yang kita dapat.

Inilah islam yang saya pilih, bagaimana dengan Anda?

2 Responses to Islam Mana Yang Anda Pilih?
  1. moch harun says:

    Assalamu’alaikum Warohmatullahi wa barakatuh.
    Untuk kritik jenengan penulis, memang semua kelompok dalam Islam ada perpecahan cuman yg harus dipahami ada yang prinsip ada yg ngak prinsip. sy sudah mengikuti beberapa kelompok dan terakhir adalah kelompok Muhammadiyah. setahu yang sangat saya fahami perbedaan di kelompok ini bukan hal yang prinsip karena setiap perbedaan akan dapat dijelaskan dengan adanya buku tarjih yang menjadikan perbedaan itu dapat diselesaikan. Kitab Tarjih lebih khusus membahas hal-hal yg dalam pelaksanaan ibadah ada khilafiyah. sementara yang prinsip misal Aqidah sangat jelas dalam hal ini Muhammadiyah sama. Terkait perbedaan faham dalam memaknai dalil akan tetap diupayakan supaya sama dengan penggunaan dalil2 yang sahih. sudah 10 tahun lewat sy aktif dan tidak sy ketemukan perbedaan mencolok dan insya Allah gak ada.
    Satu hal yang medasar bahwa keberadaan Muhammdiyah adalah untuk memurnikan aqidah dan berupaya melaksanakan Sunah dengan benar. Muhammdiyah terbuka untuk menerima dalil yang dipakai untuk urusan amaliyah jika dalil tersebut Shahih.
    Muhammadiyah sudah ratusan tahun di Indonesia dengan prinsip memurnikan aqidah melaksanakan sunah sesuai dalil yang Shahih. Oleh karena itu sangat klik dengan Salafi ketika dipertemukan.
    Satu hal yang harus dipahami oleh kawan2 salafi ternyata dilapangan bila ada pengajian ustadnya salafi yang hadir kawan2 salafi banyak namun bila dari selain ustad salafi jamaah salafi gak mau hadir padahal pelaksanaannya di Masjid Muhammadiyah ini lucu khan, bagaimana kita bisa ukhuwah model kayak begini.
    Semoga kedepan akan ada persaudaraan yang erat antara Salafi yang mulai terkenal di Indonesia sekarang dengan Salafi ratusan tahun di Indonesia (Muhammadiyah) amiin ya Robbal alamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better