Serba-serbi Saudi Negeri Wahabi

Negeri Saudi yang didalamnya terdapat dua kota suci -Mekah & Madinah- yang setiap tahun kedatangan jutaan kaum muslimin dari seluruh penjuru dunia, mendapat tuduhan dan fitnah yang tiada henti dari para pendengki yang hasad akan kebaikan-kebaikan negeri tersebut. Padahal jika dia mau duduk sejenak menenangkan diri, membaca dan mencari tahu kebenaran berita tersebut, niscaya dia akan menyesali apa yang telah dituduhkannya selama ini. Seorang teman membuat tulisan ringan -tepatnya catatan- tentang apa yang ada di Saudi, saya mencoba meringkasnya dan menyajikan ke hadapan Anda sekalian.

Serba-serbi Wahabi 1

Universitas Islam Madinah adalah salah satu kampus wahabi yang untuk mendaftar di kampus ini (dan kampus-kampus lainnya di Saudi secara umum) tidak disyaratkan calon mahasiswanya adalah salafi, tidak pula mengharuskan mahasiswa untuk menjadi salafi wahabi.
Mengapa? Sebab Universitas ini didirikan untuk berkhidmat kepada agama Islam dan kaum muslimin bukan untuk menyebarkan ajaran wahabi.

Serba-serbi Wahabi 2

Mesjid Nabi -shallallahu’alaihi wasallam- atau yang lebih dikenal dengan nama Masjid Nabawi adalah salah satu masjid yang ada di Saudi, negeri wahabi, negri yang ‘hoby’ mengkafirkan (katanya sih…)
Tapi anehnya, jamaah yang paling banyak datang tiap bulannya (umroh) dan tiap tahun (haji) adalah mereka yang katanya dikafirkan.
Kalaulah benar dikafirkan, bukannya orang kafir dilarang masuk ke dua tanah harom ini, Mekah dan Madinah?
“Lha wong keuntungannya guuueeeedhe kok buat Saudi….” celetuk mereka yang dikafirkan, katanya siiih…
Kalau memang benar demikian adanya, ngapain kouta jamaah haji dikurangi 25%, bukannya itu merugikan?

Sekali lagi kami katakan, “Negeri wahabi yang katanya suka mengkafirkan ini masih memikirkan kemaslahatan, kenyaman kaum muslimin yang hendak menunaikan ibadah haji. Tujuan dikuranginya kouta jamaah karena dikhawatirkan akan terjadi kemudhorotan yang lebih besar, sebab masjid harom makki lagi dalam perluasan” Ternyata negeri wahabi ini tidak peduli dicaci dan dimaki, selalu berkhidmat buat agama Islam dan kaum muslimin. Eh, kenapa air zam-zam gak sekalian dijual ya? Kan lumayan buat pemasukan Saudi?

Serba-serbi wahabi 3

Ketika Anda masuk ke dalam Masjidil Haram Makki atau Mesjid Nabawi, pertama kali yang disuguhkan oleh Kerajaan Saudi adalah air minum zam-zam, gratis..tis..100%. Belum lagi nanti ketika Anda, para jamaah haji atau umroh hendak kembali ke tanah air, lagi-lagi orang yang dijuluki ‘wahabi’ ini akan memberikan anda oleh-oleh 10 liter air zam-zam secara percuma alias gratis.

Masak iya sih negara yang digelari ‘wahabi’ yang katanya hoby mengkafirkan, suka membid’ahkan lalu orang-orang yang dikafirkan dilayani, dihadiahkan, dan dijamu dengan air zam-zam ini?

Coba deh pikirkan jika memang Negara Saudi sebejat yang didengung-dengungkan, apa sulitnya bagi mereka untuk mengambil keuntungan dari zam-zam itu. Tapi sekali lagi yang mereka inginkan hanyalah berkhidmat untuk Islam dan kaum muslimin.

Oleh : Ibnu Hilmy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better