Syiah Di Mata Orang Awam

Mau cek bagaimana ajaran syiah di mata orang awam? Berikut kisahnya;

Seorang teman bercerita kepada saya, dahulu ketika ia masih kuliah, masih awam agama, belum seperti saat ini yang sudah sedikit paham aliran-aliran dalam islam, mengerti sedikit tentang fiqh. Ia pernah hendak melamar seorang putri. Datanglah teman saya ini kepada orang tuanya, dan disampaikanlah keinginannya untuk meminang putrinya. Namun apa kata bapaknya;

“Mas, kamu boleh menikahi putri saya sesaat dengan mahar sekian dan sekian. Nanti kalau cocok bisa dilanjutkan ke pernikahan daim (nikah tetap). Kalau tidak cocok ya bisa pisah lagi..”
(Sepengetahuan saya, ini adalah nikah mut’ah yang dibolehkan dalam ajaran syiah)

Teman saya yang awam ini heran setengah mati, kok ada islam seperti ini? Islam apa ini? Bukankah nikah itu tujuannya mulia? Kok seperti main-main? Akhirnya ia membatalkan rencana pernikahannya karena kemudian ia tahu bahwa wanita tersebut seorang syi’i (pengikut syiah).

Kisah ini 100% valid, karena teman saya ini pelakunya. Dan banyak lagi pelaku-pelaku lain yang saya tidak tahu apakah pernikahan sementaranya jadi atau tidak. Kalau jadi nikah sementaranya dan gagal nikah daimnya ya berarti ia telah “mencicipi” sang wanita, na’udzubillah..

Orang syiah bicara kesucian dan ketulusan? Muke loe jauh..

4 Responses to Syiah Di Mata Orang Awam
  1. irsyan says:

    yaa eelaah kaang.. gimana beritanya mao di percaya..
    foto yg lu pake buat artikel ini aja udh propaganda banget..
    lu tau gak itu foto siapa, dan yg cewek itu siapa?

    • masjumat says:

      Kalau mau dikupas semua tentang syiah, bahkan lebih menjijikkan lagi. Ini belum seberapanya, ini bukan propaganda, tapi fakta..

  2. iqbal hakil says:

    ngarang2 ya mas? yg bener itu liat kelakuan isis wahabi.pasar budak,budak seks,tawanan perang di perkosa sama mereka itu halal.cerita di atas ga bermutu,seumur hidup gw ga pernh dengar nikah sementara di islam.

    • masjumat says:

      Satu bukti kebodohan Anda adalah menghubungkan isis dengan wahabi. Maka, saya gak perlu capek-capek melayani diskusi dengan Anda. Btw, terimakasih sudah mampir..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better