Kisah Imam Syafi’i yang Menakjubkan

scrivere-il-temaImam Syafi’i dikenal sebagai gurunya Imam Ahmad. Kaum muslimin mengenal Imam Ahmad bin Hambal sebagai ulama hadist besar yang jenius di zaman itu. Suatu ketika Imam Syafi’i berniat hendak menziarahi kediaman Imam Ahmad, mendengar berita itu, maka berkumpullah murid-murid Imam Ahmad hendak mengetahui bagaimana sosok seorang guru dari Imam Ahmad yang muridnya saja begitu hebat, bagaimana lagi gurunya?

Ketika Imam Syafi’i telah sampai dikediaman Imam Ahmad dan hendak bermalam, maka berkumpullah murid-murid Imam Ahmad hendak mencari tahu, apa yang dilakukan Imam Syafi’i ketika malam hari. Mereka berpikir Imam Syafi’i yang gurunya Imam Ahmad mungkin akan melalui malamnya dengan qiyamul lail semalam suntuk, atau tadarus menghatamkan Al-qur’an, atau murojaah kitab dll.

Ketika Sang Imam (Imam Syafi’i) telah masuk kamar, maka murid-murid Imam Ahmad menunggui diluar hendak mencuri tahu apa gerangan yang akan dilakukan Sang Imam. Setelah ditunggui berjam-jam bahkan hingga mendekati subuh, ternyata Imam Syafi’i tidak bangkit dari kasurnya untuk qiyamul lail atau ibadah lainnya. Sang Imam asyik diatas kasurnya hingga mendekati waktu subuh. Heranlah para murid Imam Ahmad; Bagaimana mungkin gurunya Imam Ahmad melewatkan malam tanpa qiyamul lail? Bahkan tidur nyenyak diatas dipannya?

Tiba waktu sholat subuh. Selepas sholat selesai, maka Imam Syafi’i berkata kepada Imam Ahmad;

“Sungguh, aku telah menemukan 100 faedah dari hadist Ya aba umair, maa fa’alanughoir? (Wahai abu umair, apa yang dilakukan si nughoir=burung peliharaan abu umair?)”

Kemudian Sang Imam menjelaskan masing-masing faedahnya diantaranya;
1. Bolehnya memberi kunyah kepada anak kecil
2. Halalnya burung
3. Kasih sayangnya Rosulullah kepada anak kecil
4. Bolehnya memelihara burung
5. Dll..

Barulah para murid Imam Ahmad tahu bahwa Imam Syafi’i melewatkan qiyamul lail karena beliau merenungi sebuah hadist dan menemukan 100 faedahnya, hanya dari hadist sependek itu. Maka keluarlah decak kagum dari para murid Imam Ahmad atas kejeniusan Sang Imam. Mereka baru menyadari kehebatan dan kecerdasan Imam Syafi’i..

Kita rindu lahirnya orang-orang seperti Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hambal dan para imam lainnya..

4 Responses to Kisah Imam Syafi’i yang Menakjubkan
  1. Alghazi says:

    Waktu atau zaman tdk akan bisa kembali, kita sbg ummat akhir zaman hanya berkewajiban taqlid kepada imam mazhab yg 4 atau salah satu diantaranya, krn derajat keilmuan ummat akhir zaman hanya sbg muqholid bahkan masuk kategori awwam jauh sekali dr derajat mujtahid imam mazhab.
    Kerinduan akn kedatangan ulama sekaliber imam mazhab wajar kita rasakan, tp itu cuma kerinduan si pungguk yg merindukan bulan tdk akn mungkin terjadi, krn zaman ini sudah teramat jauh dr zaman 3 generasi terbaik dlm.islam, tdk akn pernah bisa di temukan lg ulama khalaf spt para imam mazhab
    Kita ummat akhir zaman hanya bisa mengikuti pemahaman imam mazhab dlm hal aqidah & fiqih bahkan dlm hal lain bermuamalah dg sesama ummat, jangan sampai ummat terjebak perselisihan hanya krn perbedaan pemahaman, apalagi sampai menumpahkan darah sesama muslim, nauzubillah summa nauzubillah…
    Perkara terakhir ini sudah nampak bagi kita, lihat timur tengah, lihat di asia tengah & selatan, jutaan nyawa muslim telah direnggut diujung senapan dan terkena percikan api bom, bukan krn senjata & bom musuh islam para kaffirin tp dr senjata & bom saudara muslim kita, sungguh ironi sekaligus tragis.
    Urusan nafsu politik, urusan nafsu menguasai, urusan nafsu menjajah, urusan nafsu mengalahkan telah membawa kehancuran bagi ummat ini, disisi lain segala nafsu itu telah menyeret2 perpecahan dan perselisihan tajam antar sekte dlm islam.
    Mari kita obati kerinduan dg para imam mazhab dg mengikuti mereka, menyelaraskan islam kita sesuai pemahaman para imam yg 4 bukan pemahaman ulama yg menyelisih pemahaman mereka krn memang kewajiban kita sbg awwam mengikuti imam yg mujtahid.

  2. Amin says:

    Hey wahaboy pengikut ajaran ibnu abdul wahab sejak kapan ente ngikut imam mazhab, kaum ente kan firqoh anti mazhab, sdah pada insyaf & baru dpt hidayah ya, atau cuma pura2 aja , ga usah deh kangen2 an, màlu2in aja

    • masjumat says:

      Wahabi tidak anti madzhab, silakan datangi kajian wahabi dimana saja dan buktikan apakah benar kami anti madzhab atau justru kami sangat menghormati para imam madzhab.

  3. sugeng says:

    @mas Amin, baca blog mas jumat… hy mau comment kyk gt ye?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better