Jika Terjadi Konflik Ini, Kemana Dukungan Anda?

shutterstock_253531033Tema-tema ini selalu ramai dikalangan internal tertentu. Nah, jika mereka berkonflik seperti dibawah ini;

  • Jika terjadi polemik dan konflik di sosial media antara penulis-penulis syiah dan Jonru, mana yang akan kalian dukung? Penulis syiah, Jonru atau diam saja karena toh Jonru seorang hizbi?
  • Jika terjadi polemik dan konflik di sosial media antara orang liberal dan aktifis Muhammadiyah, mana yang akan kalian dukung? Si liberal, aktifis Muhammadiyah atau diam saja karena toh aktifis Muhammadiyah tersebut bukan dari kelompokmu?
  • Jika terjadi polemik dan konflik di sosial media antara orang-orang yang pro PKI, atau minimal tidak peduli PKI mau bangkit atau tidak dengan eksponen dan kelompok islam yang mengingatkan bahayanya PKI dan anasirnya, mengingatkan umat islam agar waspada atas bangkitnya PKI. Mana yang akan kalian dukung? Si pro PKI atau eksponen dan kelompok islam? Atau diam saja karena toh eksponen dan kelompok islam tersebut bukan dari eksponenmu?

Ini sosial media, tempat orang dan kelompok melancarkan perang opini. Perang opini antara kebenaran melawan kebatilan. Dan opini kekinian antara alhaq vs albathil itu meliputi dua kelompok besar;

  1. Kelompok sekuler, liberal, syiah, komunis dan semua kelompok-kelompok yang menjadi pendukung dan pembela empat kelompok diatas
  2. Kelompok islam, yakni semua eksponen dalam islam yang memiliki kecondongan, ghirah dan pembelaan kepada islam dan syariat islam. Tidak dipungkiri bahwa dalam kelompok kedua ini juga terjadi perselisihan dan pertikaian, sebagaimana hal itu juga terjadi pada kelompok pertama. Namun fokus pembicaraan kita adalah pada pertentangan ‘dua kelompok besar’ diatas.

Sebetulnya mudah menilai mana diantara dua kelompok tersebut yang layak kita berikan dukungan. Namun kadang masih ada ego untuk menyatakannya. Kalau mau jujur, kadang kita masih taashub dan fanatik dengan kelompok kita. Seakan-akan semua kebaikan dan perbaikan harus muncul dari kelompok kita. Kalau sudah begini, patut dipertanyakan keikhlasan kita.

Kalau tidak bisa mendukung sekelompok orang yang memperjuangkan islam dan syariatnya, kalau tidak bisa membantu sekelompok orang yang memiliki ghirah dan semangat kepada islam, kalau tidak bisa bersatu dan bergabung dengan kelompok-kelompok islam lain melawan kelompok liberal, syiah dan komunis.. minimal jangan gembosi semangat mereka! Jika mereka melenceng dan menyimpang, bimbing dan nasehati mereka dengan cara yang baik. Insyaallah ini lebih baik.

Allahu’alam..

5 Responses to Jika Terjadi Konflik Ini, Kemana Dukungan Anda?
  1. wong indonesia says:

    Pertanyaan saya buat penulis artikel ini…Jika terjadi konflik Indonesia dengan Arab saudi mana yang akan anda bela?

    • yesus tobat says:

      maksudnya PKI dg arab?? bela arab lah. indonesia yang mana nih? indocina ?? kalo pribumi ga mgkn lah, kecuali elo bukan org pribumi kqkqkqkqk

    • Abu Abdillah says:

      Karena pertanyaannu hanya berandai andai, aku juga akan berandai andai seandainya aku sebagai penulis akan menjawab seperti ini:
      “Aku akan pilih siapa siapa diantara yang bertika yang lebih condong ke kekafiran.. dialah yang akan aku kepret……”

  2. Murid says:

    Jika Islam melaknat Islam, Islam mengkafirkan Islam, Islam memojokan Islam, Islam mencurigai Islam, Islam mencela Islam, Islam memerangi Islam. Pasti bukan Islam, karena Islam adalah rahmatan lil ‘alamin, Islam adalah ummatan wahidah, Islam adalah ummatan wasatho, Islam adalah bunyaanun marshush yasuddu ba’dhuhum ba’dhon, inna diina ‘indallahi al-Islam, bukan syi’ah, bukan wahabi, bukan liberal, bukan yang lainnya. Islam adalah penyembah Allah SWT, Islam adalah ummat Nabi Muhammad SAW. Akan lebih bermanfaat tulisan anda jika berkontribusi memperkuat ukhuwah Islamiyah dari pada menjadi corong pertikaian. Tidak masuk akal jika Islam lebih membenci Islam mencela habis2an, melaknat habis2an, mengkafirkan habis2an, seakan kelompok Islam yang lain lebih najis dari zionis dan salibis. Jadilah corong persatuan Islam. Baca Al-Qur’an dengan lengkap tidak ada satupun ayat yang mengkotak2an Islam. Islam adalah “Khoiro ummah”, Islam adalah “rahmatan lil ‘alamin”, Islam adalah “Ummatan wahidah”, Islam adalah “ummatan wasatho”, Islam adalah “ikhwah”,Islam adalah “bunyaanun marshush”. bukan “ba’suhum bainahum syadid”, bukan “tahsabuhum jami’an wa qulubuhum syatta”, bukan “la’natan lil muslimin”,bukan “takfiron li ikhwanih”. Jangan pecah belah Islam dengan propaganda titipan zionis dan salibis. sekali lagi jangan pecah belah Islam. Biarkan Allah saja yang menjadi hakim karena Allah adalah “Al-Hakim”. Orang yang mengakui Allah sebagai Tuhan Yang Maha Satu, Nabi Muhammad SAW adalah nabi dan rasul-Nya, maka dia adalah Islam. Jangan sekali2 berani mencela, melaknat, apalagi mengkafirkan Muslim.

  3. ABDUL WAHID says:

    yang pasti saya akan mengikuti kata hati saya
    sperti katanya Rasulullah SAW
    untuk mengetahui apa yang kita lakukan benar atau tidak, priksalah hati, jika hati tenang maka kita mengerjakan yang benar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better