Hoax Islam vs Hoax Anti Islam

Dalam kaitannya sebagai seorang muslim, melihat berita hoax itu authornya dua;

  1. Pihak yang menyerang dan menyudutkan islam
  2. Pihak yang berusaha membela islam

Bedanya; hoax dari pihak pertama itu ada unsur kesengajaan, ada maksud menyudutkan dan memojokkan islam, sarkasm kepada islam dan ulamanya. Mereka terkadang harus bekerja keras untuk mewujudkan ini, menyiapkan tim IT khusus, menyiapkan fake data, dan penyebaran hoaxnya dilakukan secara massiv, terstruktur dan sistematis. Yang berpihak pada kelompok pertama ini biasanya dari kalangan orang-orang yang tidak suka pada islam, walau sebagian dari mereka mengaku sebagai muslim, sebagian lagi non muslim. Dan seperti biasa, trio kwek-kwek selalu terdepan disini; liberal-syiah-agnostik..

Sedang hoax dari pihak kedua itu ketergelinciran, karena unsur ketidaktahuan data dan berita yang sesungguhnya, karena unsur ketergesaan. Bahkan saya amati, kadang hoax kedua itu jebakan betmen dari pihak pertama supaya itu jadi bumerang bagi pihak kedua. Biasanya disini dilakukan oleh umat islam yang karena semangat keagamaannya tinggi, namun tidak diimbangi dengan ilmu, sehingga tindakannya tidak disertai cek and ricek..

Menyikapi dua hal di atas, kita sebagai muslim tentu beda menyikapi perlakuan dalam mengkonter opini hoax tersebut. Saya tidak dalam kapasitas mengajari bagaimana cara mengkonternya. Hanya saja aneh rasanya sebagian kita lebih garang mengkonter pihak kedua sementara hoax pihak pertama melenggang mulus tanpa kritik. Padahal baik secara substansi hoax maupun pelakunya tentu lebih mengkhawatirkan pihak pertama..

One Response to Hoax Islam vs Hoax Anti Islam
  1. RIZA LIANA says:

    Apa yang kita lakukan agar tidak cepat percaya berita hoax?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better