Kelebihan Arab Saudi Dalam Hal Suksesi Kepemimpinan

Kelebihan Arab Saudi Dalam Hal Suksesi Kepemimpinan

  1. KSA tidak mengenal istri permaisuri atau istri selir. Permaisuri adalah istri pertama, sedang selir adalah istri setelah istri pertama, bisa istri kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Beberapa kerajaan memiliki budaya atau adat dimana pangeran calon pengganti raja haruslah anak dari permaisuri (istri pertama), sehingga muncul persoalan ketika Sang permaisuri tidak memiliki anak laki-laki, sementara peraturan kerajaan mengharuskan raja haruslah seorang laki-laki. KSA tidak membedakan antara istri pertama hingga istri keempat, semua dianggap sama dan memiliki kedudukan yang sama di mata raja. Semua anak-anak raja dari kesemua istri memiliki hak dan peluang yang sama untuk menjadi pangeran menggantikan raja. Dan raja Arab Saudi rata-rata memiliki istri banyak dan melahirkan sangat banyak anak-anak. Sehingga jumlah total keluarga kerajaan sangat banyak.
  2. KSA menerapkan kebijakan yang sangat ketat dalam menetapkan putera mahkota dan wakil putera mahkota sebagai calon pengganti raja. Tidak asal anak laki-laki pertama dari istri pertama, atau tidak asal anak laki-laki pertama kemudian urut sesuai usia. Namun diseleksi sesuai kemampuan leadership, penguasaan ilmu agama, kemampuan diplomasi, pengelolaan negara, militer dll sangat detail. Kita bisa melihat KSA saat ini dengan Malik Salman bin Abdul Azis sebagai rajanya. Hanya selang 1 bulan pelantikannya sebagai raja, beliau telah melakukan kebijakan besar yang bukan saja merubah peta politik Timur Tengah, namun dunia. Satu gebrakan kebijakan yang tidak mungkin diambil kecuali oleh orang yang kuat dan visioner.
  3. KSA memiliki kebijakan adanya putera mahkota sebagai pengganti raja jika sewaktu-waktu mangkat, sekaligus menempatkan wakil putera mahkota jika sewaktu-waktu putera mahkota meninggal. Seperti yang terjadi pada Raja Salman bin Abdul Azis yang menggantikan Raja Abdullah, beliau dulunya juga wakil putera mahkota, namun karena putera mahkota meninggal lebih dulu, maka Salman menggantikannya dan sekarang menjadi Raja di KSA. Kebijakan ini sangat efektif untuk menekan adanya perebutan tahta kerajaan antar pangeran, antar anak-anak raja dari masing-masing istri. Hal ini berbeda dari beberapa kerajaan yang hanya menempatkan satu putera mahkota (pangeran) dikerajaannya. Sehingga ketika pangeran tersebut meninggal, maka raja segera mencari calon pangeran lain. Oleh karenanya, dalam sistem kerajaan seperti ini rentan dari perebutan kekuasaan demi sebuah sebuah tahta.

One Response to Kelebihan Arab Saudi Dalam Hal Suksesi Kepemimpinan
  1. RIZA LIANA says:

    Apa yang menyebabkan arab memiliki kelebihan dalam suksesi kepemimpinan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better