PKI dan Hoax?

Kita percaya ideologi komunis telah bangkit di negeri ini. Validitas data tentang indikasi bangkitnya paham ini mencapai level A+, artinya bukan sekedar data sekunder apalagi tersier. Bukan kata media ini itu, bukan pula berdasar informasi yang bersumber dari media sosial.

“Yang tidak percaya ideologi komunis bangkit bisa jadi dia sendiri yang PKI.”
(Menhan Ryamizard Rachudu)

Nah, tahukah Anda.. Cara efektif mengaburkan sebuah informasi yang telanjur tersebar dan diterima masyarakat salah satunya adalah dengan membuat informasi super hoax tentang informasi tersebut dengan maksud membuat ragu penerima informasi dan sebisa mungkin membatalkan kebenaran informasi itu sendiri.

Dalam kasus PKI di atas misalnya adalah dengan membuat super hoax;

  1. Logo palu arit ada pada mata uang rupiah yang baru
  2. Tulisan PKI pada gedung Alexis

Apakah dua propaganda hoax itu disulut pihak anti PKI? Bukan! Justru hoax itu dimunculkan pihak pro PKI agar masyarakat paranoid menerima informasi bangkitnya PKI dan mewaspadainya secara berlebihan. Dan ketika tahu informasi tersebut hoax, maka tentu akan merubah pandanganya 180° dan justru menjadi tidak percaya sama sekali atau bahkan apatis terhadap isu-isu yang sama. Jika demikian keadaannya, misi dari si penyebar hoax bisa dikatakan berhasil. Dan memang begitulah yang banyak dialami masyarakat, terutama masyarakat di media sosial (netizen). Banyak diantara mereka ragu atau bahkan tidak percaya PKI bangkit.

Kesimpulannya, tidak setiap informasi hoax itu dimunculkan oleh pihak yang anti, bisa jadi justru hoax itu dimunculkan oleh pihak yang pro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better