Lowongan Pekerjaan Banyak, Tapi Pengangguran Juga Banyak?

Lowongan pekerjaan banyak, tapi jumlah pengangguran juga banyak, kok bisa? Setelah melalui penerawangan, ternyata masalahnya ada pada mental generasi muda kita yang;

  1. Gengsi
  2. Bermental feodal (ndoro bei)
  3. Instant

Inginnya selepas sekolah bisa mendapat pekerjaan bonafide, mapan, parlente, necis dengan baju mlipis bersepatu klimis, bergaji tinggi. Gak mau kerja di tempat yang kotor-kotor, gak mau kerja di tempat yang lelah-lelah, apalagi dengan gaji pas-pasan. Inginnya segera bisa beli ini itu; gadget, motor sport, mobil, nikah dengan mewah trus bisa beli rumah dengan mudah..

Ini masalah serius untuk generasi muda bangsa ke depan. Wacana kewirausahaan yang digalakkan sama sekali belum menyentuh esensi kemandirian generasi muda. Sekolah formal yang ada masih fokus mengejar nilai akademis dan standar sekolah ini itu dan belum berhasil mencetak lulusan yang siap mandiri (wirausaha)

Jika tidak diatasi sejak dini, akan lebih banyak kejahatan dimasa mendatang karena banyaknya pengangguran dan sedikitnya lapangan pekerjaan (yang sesuai keinginan mereka). Yang dengan ini akhirnya mereka berbuat sesuatu secara instan, pekerjaan mudah dengan penghasilan mewah. Tentu tidak jauh-jauh dari perbuatan kriminal atau yang melanggar kesusilaan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better