Islam atau Kristen?

Saya mencoba mengajak kawan-kawan Nasrani membuat uji konsistensi, melakukan pendekatan penalaran secara sederhana memahami dua entitas agama terbesar, Islam dan Kristen. Pendekatannya saya mulai dengan beberapa pertanyaan di bawah ini;

  1. Mengapa salib dipuja dan disembah padahal Yesus Meninggal di tiang salib tersebut? Mestinya, jika kita mengaku cinta kepada seseorang, dan ternyata orang tersebut meninggal dalam keadaan dibunuh dengan suatu barang, kita justru akan berusaha sekuat tenaga melupakan barang yang digunakan untuk membunuh, bukan malah memujanya. Memujanya hanya akan menjadikan kita selalu teringat dengan kejadian pembunuhan tersebut? Dan ini tentu menyakiti hati kita..
  2. Yesus adalah Tuhan yang lahir dari rahim Maryam. Pertanyaannya; Apakah sebelum Yesus lahir itu artinya belum ada Tuhan? Kepada siapakah mestinya manusia kala itu menyembah, sementara Tuhan manusia (Yesus) belum lahir?
  3. Yesus adalah Tuhan. Sejauh informasi yang saya dapati, di injil versi mana saja tidak ada disebut Yesus mengatakan bahwa “Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku” atau dengan kalimat lugas sejenis yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Tuhan. Berbeda dengan islam yang dengan jelas dan lugas di banyak ayat Al-Qur’an bahwa Allah menyatakan, “Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.” Dengan demikian, islam -dalam hal ini- bisa lebih meyakinkan bahwa Allah swt adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tidak ada yang lain.
  4. Injil adalah firman Tuhan sebagaimana Al-Qur’an. Disebut dengan firman Tuhan karena ia adalah kalam (ucapan) langsung dari Tuhan yang disampaikan ke seorang nabi dan kemudian dicatat oleh para sahabat nabi tersebut dan kemudian dibukukuannya. Atau dengan kalimat lain, AlQur’an adalah kalamullah, firman Allah sebagai Tuhan. Oleh karenanya, ia haruslah dalam lafadh sebagaimana yang Allah firmankan, yakni dalam bahasa Arab. Apakah injil juga demikian? Mestinya, injil sebagai firman Tuhan Yesus haruslah dalam lafadh sebagaimana apa yang Yesus ucapkan, yakni dalam bahasa asli Yesus, bukan dalam bahasa terjemahan dari masing-masing negara. Kalau umat nasrani tanya, “Bagaimana firman Tuhan dalam injil surat x ayat y?” Maka saya yakin jawaban seorang kristen di Indonesia akan berbeda dengan seorang kristen di Inggris. Demikian juga akan jawaban mereka akan berbeda sesuai bahasa mereka. Lalu yang mana firman Tuhan yang sebenarnya? Berbeda dengan islam. Jika seorang muslim ditanya dengan pertanyaan yang sama, maka jawaban seluruh umat muslim di dunia akan sama persis bagaimana lafadh tersebut, karena AlQur’an masih dalam bahasa asli sebagaimana Allah berfirman.
  5. Untuk mengakhiri semua perselisihan dan pertentangan kami (muslim) dan kalian (kristen), saya ajak kawan-kawan kristiani sebagaimana Allah berfirman, Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)” (Ali ‘Imran: 64)

Perbedaan utama islam dan kristen adalah; kristen menjadikan Yesus sebagai Tuhan, menyejajarkannya dengan Allah, Tuhan yang disepakati islam dan kristen itu sendiri. Sedang muslim menganggapnya sebagai nabi dan rosul, sementara Tuhan Yang Maha Tinggi hanyalah Allah, tiada tandingan selain-Nya.

Yesus di mata islam seperti Nabi Muhammad, mereka semua adalah nabi Allah dan rosul-Nya yang diperintahkan menyebarkan agama, bukan anak Tuhan.

One Response to Islam atau Kristen?
  1. ABDUL WAHID says:

    semoga kita semua di berikan petunjuk oleh Allah SWT
    aminn

Leave a Reply to ABDUL WAHID Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better