Islam Arab vs Islam Nusantara

Karena tidak laku, Jaringan Islam Liberal (JIL) saat ini berganti baju menjadi Islam Nusantara, namun isinya sama; mempropagandakan islam moderat (menurut versi mereka) dan menolak islam arab yg mereka kesankan sebagai islam radikal, islam yg suka perang, islam yg menakutkan dan propaganda lain. Sehingga wajah islam (arab) sebagai islam mainstream menjadi islam yg menakutkan di mata masyarakat awam, baik masyarakat muslim maupun non muslim.

Kalau kondisinya sudah seperti itu, maka pengasong Islam Nusantara ingin masyarakat berbondong-bondong meninggalkan identitas arabnya dan menggantinya dengan identitas islam nusantara seperti yg mereka kampanyekan, semisal; ramah, toleran, meninggalkan gamis, cadar, tidak bercelana cingkrang dlsb.

Saya tidak mempersoalkan identitas, baik identitas islam arab maupun identitas islam nusantara, karena itu hanyalah simbol fisik/badaniah. Sebagai seorang muslim, ada yg lebih penting dari itu semua, yakni iman dan amaliyah seorang mukmin. Namun biasanya, identitas fisik dan amaliyah seorang mukmin itu derivat dari keimanan dia terhadap syariat.

Yg mengherankan, Islam Nusantara ini peradaban yg berusia berapa tahun/abad si? Paling 10-20 tahun kan? Katakanlah sejak pengusung islam liberal generasi pertama semisal Dawam Rahardjo, Munawir Sadzali, Nurcholis Madjid dll, bisa dihitung maksimal 50th. Tentu ini tidak seberapa dibanding dengan Islam Arab yg sudah ada dan bertahan selama 1400 tahun. Dan islam yg tersebar ke seluruh penjuru bumi itu adalah islam arab, bukan islam nusantara.

Lalu, apa yg bisa dibanggakan Islam Nusantara (50th) dihadapan Islam Arab yg sudah terbukti bertahan lebih dari 1400 tahun? Tolong sampaikan ke pengasong Islam Nusantara agar tidak terlalu bangga dengan identitas ke-nusantara-annya. Dan jangan pula mendikotomi islam arab dan islam nusantara. Islam dimanapun tempat tetaplah islam. Islam di Arab sama dengan islam di Nusantara, hanya identitas fisiknya (pakaiannya) saja yg mungkin berbeda, begitu juga islam di seluruh dunia, sama!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better