HOAX Antara Rezim dan Oposisi

Mungkin ada beberapa di antara teman-teman yg tahu atau pernah berinteraksi/komunikasi langsung dengan seseorang yg berbeda dalam mendefinisikan kata HOAX. Kalau belum tahu ya kebetulan, saya kasih tahu bahwa orang model begitu memang ada dan banyak. Sehingga tidak heran, ada pihak yg menyebarkan HOAX kemudian ditangkap polisi, sementara pihak lain yg juga sama-sama menyebarkan HOAX tapi tidak ditangkap polisi alias aman-aman saja. Kenapa bisa begitu? Ya karena HOAX tidak memiliki tafsir yg mutlak alias tergantung siapa yg mendefinisikan, ambigu.
 
Saya sering sekali berjumpa dengan makhluk yg hobinya menuduh tulisan-tulisan saya sebagai HOAX. Bagi makhluk seperti ini, opini apa saja yg berbeda dengan mereka, atau berseberangan dan bersinggungan dengan mereka akan selalu dibilang “tanpa dasar dan fakta” lalu auto HOAX. Bayangkan, opini kok bisa dibilang HOAX? Kalau opini (pendapat) bisa disebut sebagai HOAX, ada berapa juta HOAX tersebar? Lucunya, mahkluk ini dan teman-temannya setiap hari juga beropini juga tanpa dasar dan fakta, tapi mereka aman-aman saja dan tidak ada yg menuduh opini tulisan mereka sebagai HOAX.
 
Perbedaan definisi ini semakin tajam ketika dihubungkan dengan arus politik terutama pasca pilpres dan derivatnya, cebong dan kampret, togog dan kadrun dst.
 
Sejak awal istilah HOAX ini memang sengaja dimunculkan untuk menyudutkan pihak oposisi dan melanggengkan rezim. Artinya; siapa saja kubu oposisi yg diduga menyebar HOAX, maka tidak ada ampun lagi, tangkap, adili, penjara! Dan rusaklah reputasi oposisi. Sementara ada berapa banyak HOAX yg disebar pihak rezim, baik influncer, buzzer, asisten, ajudan, staf khusus, bahkan oleh pihak lingkaran dalam sendiri, bahkan oleh “The One” yg hingga hari ini sama sekali tidak tersentuh? Fadzli Zon itu sudah melaporkan puluhan orang ‘lingkaran dalam’ yg diduga kuat menyebar HOAX, tapi hingga detik ini tidak ada satupun yg diproses. Jika FZ yg wakil ketua DPR saja aduannya nihil, apalagi aduan saya dan Anda?
 
Note: Tulisan saya inipun oleh pihak-pihak tertentu kuat diduga sebagai tulisan HOAX! Ambyarr…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better